Muhammad Syahrur's Intratectuality Method in the Concept of Faith and Islam

Muhammad Syahrur's Perspective on the Quran,The Methodology of Interpreting the Quran by Muhammad Syahrur, The intratextual method of interpretation by Muhammad Syahrur in the concepts of Islam and faith, Muhammad Syahrur's Response to Controversies in Interpretation Based on Linguistic Approaches, Analysis of Quranic Interpretation Methods using Linguistic Approach from the Perspective of Muhammad Syahrur

Authors

  • Azwar Sani Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.iij.2022.004.02.1

Abstract

Abstract

This article discusses the intratextual interpretation method of the concepts of faith and Islam by Muhammad Syahrur, a prominent Muslim thinker. The focus of the study is to explore Syahrur's approach to Islamic theology and how he uses intratextual interpretation as a method to interpret texts and underlying meanings. This study employs a qualitative critical analysis method by examining Syahrur's texts to identify themes and patterns related to his intratextual interpretation of faith and Islam. The findings reveal that Syahrur's interpretation of faith and Islam is based on the Quran, which he believes to be the primary source for Islamic theology. Syahrur uses intratextual interpretation to identify the underlying meanings of Quranic verses, including linguistic nuances and historical context. This study also shows that Syahrur's intratextual interpretation of faith and Islam significantly differs from traditional understandings of these concepts. For instance, Syahrur reinterprets the concept of faith to emphasize the importance of rationality and reason, which he believes are crucial for a comprehensive understanding of Islamic theology. Overall, this study provides an innovative perspective for understanding intratextual interpretation of faith and Islam. Its findings contribute to a more comprehensive appreciation of the philosophical and theological principles of modern Islamic thought.

Keywords: Quranic interpretation, Muhammad Syahrur, Linguistic Approach, Intratextuality.

Abstrak

Artikel ini membahas metode interpretasi intratektualitas konsep iman dan Islam oleh Muhammad Syahrur, seorang pemikir muslim terkemuka. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pendekatan Syahrur terhadap teologi Islam dan bagaimana ia menggunakan interpretasi intratektualitas sebagai metode untuk menginterpretasikan teks-teks dan makna-makna yang mendasarinya. Studi ini menggunakan metode kualitatif analisis kritis dengan memeriksa teks-teks Syahrur untuk mengidentifikasi tema-tema dan pola-pola terkait dengan interpretasi intratektualitasnya tentang iman dan Islam. Temuan menunjukkan bahwa interpretasi Syahrur tentang iman dan Islam didasarkan pada teks Al-Qur’an yang ia percayai sebagai sumber primer bagi teologi Islam. Syahrur menggunakan interpretasi intratektualitas untuk mengidentifikasi makna-makna yang mendasar dari ayat-ayat Al-Qur’an, termasuk nuansa-nuansa linguistik dan konteks sejarah. Studi ini juga menunjukkan bahwa interpretasi intratektualitas Syahrur tentang iman dan Islam secara signifikan berbeda dari pemahaman tradisional tentang konsep-konsep tersebut. Sebagai contoh, Syahrur menafsirkan kembali konsep iman untuk menekankan pentingnya rasionalitas dan akal, yang menurutnya penting untuk memahami secara komprehensif teologi Islam. Secara keseluruhan, studi ini memberikan perspektif inovatif untuk memahami interpretasi intratektualitas dari iman dan Islam. Temuannya berkontribusi pada penghargaan yang lebih komprehensif tentang prinsip-prinsip filosofis dan teologis pemikiran Islam modern.

Kata kunci: Penafsiran Al-Qur’an, Muhammad Syahrur, Pendekatan Linguistik, Intratekstualitas.

Downloads

Published

2022-12-27